Monthly Archives: April 2016

16 April 2016

Standard

Sesaat setelah mataku terpejam, burung elang terbang diangkasa luas berputar ke arahku, lalu lelaki ini muncul. Pria dengan jubah panjang dan kepala tertutup kain, memegang tongkat panjang di sebelah kanannya, lalu burung elang itu menghampiri lelaki ini dan berdiri di jari kiri tangan lelaki ini.

Anak-anak India, duduk di ujung tebing, dan dibelakangnya ada seperti pintu besar, ada orang dewasa keluar dari pintu itu.

Saat aku berkata, “Aku memaafkan diriku sendiri”, perutku menjadi mual, aku melihat beberapa bayangan manusia hitam tinggi seperti raksasa, berjalan di kota. Aku melihat aku menyetir mobil dengan kap belakang terbuka, keluar dari semacam bar/pub, rambutku hitam dan dikepang 2, aku sepertinya habis melakukan tindak kejahatan.

Lalu tiba-tiba, dahi dan mataku sakit, perutku semakin mual, aq seperti tertarik kedalam, gelap, lalu terbuka sedikit-demi sedikit, aku melihat ujung atap dari dua kuil/pagoda, seperti siluet dan warna langit orange. Aku tidak kuat, dan kembali tertutup gelap, digantikan dengan anak kecil bule.

Anak kecil ini, laki-laki, sekitar umur 9 bulan, aq melihat tangan laki-laki, sedang memegang tali alat belajar jalan anak bule ini. Memakai baju monyet bahan jeans. Lalu aku melihat anak laki-laki sekitar umur 7-8 tahun, rambut pirang, dan anak kecil sekitar umur 2-4 tahun, dan anak bule yang dipegang talinya dengan tangan bapaknya, sedang bermain di area meja makan. Ada perasaan ini adalah keluargaku. 

Aku tidak kuat dengan rasa sakit di  dahiku dan mual perutku, dan aku segera mengakhiri dengan mengucapkan terima kasih. 

Selenehelion Fenomena

Standard


Aku (sendirian) mendaki gunung berbaru berwarna orange/coklat bata, terlintas kata Australia. Tiba di puncak gunung, ada beberapa orang disana duduk-duduk, ada beberapa orang berdiri, sambil melihat ke langit, melihat gerhana.

Langit gelap, aku melihat ke langit matahari dan bulan berdampingan, warna langit dibelakangnya orange/jingga seperti matahari terbit atau matahari terbenam. Dalam mimpiku, aq berfikir, “Bagaimana bisa orang-orang melihat gerhana tanpa menggunakan kacamata gerhana atau filter lainnya?”, tapi pemandangan tersebut memang tidak menyilaukan mata, bahkan orang duduk disampingku, menyuruhku untuk mengambil foto dengan kamera handphoneku. Dan aku kembali berpikir, “Bagaimana mungkin kamera handphone bisa menangkap jelas gambar matahari dan bulan berdampingan?”, tapi akhirnya ku lakukan juga, dan hasilnya hampir sama dengan foto di atas (sumber: google). Perasaan menakjubkan, sangat indah dan sangat langka, rasanya seperti aku benar-benar berada disana.

Terbangun dari mimpi, langsung kubuka google di handphoneku. Mencari makna “Mimpi matahari dan bulan berdampingan”, tetapi hasilnya tidak ada yg positif. Ada yang bilang, “Meninggal”, “Kehilangan”, “Kemunduran dari suatu hal yang baik”, dll. Kepalaku rasanya berat, seperti ada batu ditanam di jidatku, jadi ngantuk dan berat kepala, (cerita batu di kepala, di post selanjutnya).

Masih penasaran, arti mimpi Bulan dan Matahari berdampingan, udah sampe nyari bahasa Inggris, bahasa Indonesia, gak dapet juga. Tapi gak menyerah, kali ini ganti kata kunci, “Sun and Moon side by side”, keluarlah artikel “Types of Eclipse” (sumber: http://www.eclipsegeeks.com/types-of-eclipse/4561673346),┬ádan ternyata memang ada gerhana seperti di mimpiku. Namanya Selenehelion atau Selenelion Fenomena atau kadang dikenal dengan Gerhana Horizontal. Terakhir terjadi tanggal 10 Desember 2011.

Wow….!! Ternyata memang ada gerhana seperti ini. Walaupun masih belum dapet arti yang pas.

Bulan digambarkan Feminim/Dewi sedangkan Matahari digambarkan Maskulin/Dewa, seperti Isis dan Ra. Atau simbol yang paling familiar, Yin dan Yang. Mungkin arti mimpinya perlu keseimbangan hidup, dan artinya mungkin aku butuh liburan, (Lipat tangan, tutup mata sambil berharap “Semoga Tuhan baca tulisan aku ini, dan memberikan rejeki untuk liburan, Amin”)