“Ereveld” Nyonya Belanda

Standard

@Deviyaniepink

 
Kami beristirahat sejenak di depan kapel, setelah mengelilingi kompleks makam. Mataku tertuju ke gedung sebelah kanan kapel. Wanita Belanda berbaju putih panjang berenda, seperti baju awal tahun 1900-an, memegang payung putih dengan pinggiran renda di tangan kanannya dan topi bulat lebar berwarna putih, rambutnya campuran warna silver-putih-pirang (sulit menjelaskan warna yang tepat) diikat dan dibentuk tetapi bukan dikonde, berjalan di sepanjang koridor taman. She’s waiting for us. Dia mengundang kami kesana, dia berkata, “I’m waiting for you“. 

Aku bertanya kepada temanku, “Adakah diantara kalian memikirkan untuk ke tempat penyimpanan abu?”, mereka menjawab, “Tidak”. Lalu kami masuk ke dalam kapel. 

Aku berjalan ke arah koridor tempat Wanita Belanda ini berjalan tadi, walaupun temanku memaksa tidak mau kesana, aku baru tau kalau sepanjang koridor itu adalah tempat penyimpanan abu jenazah. Lalu, aku memperhatikan satu per satu nama di tempat abu tersebut, aku bertanya kepadanya, “Tolong tunjukkan kepadaku, tempat abu yang mana?”. 

Tiba-tiba mataku, tertuju ke tempat abu di depanku, …. “Anastacia“. Karena tidak diperbolehkan untuk mengambil foto, maka aku hanya berusaha mengingat namanya, dan mengucapkan terima kasih sudah diberikan petunjuk. 

Semoga mereka, para pejuang Belanda pada masa Perang Dunia II, beristirahat dengan tenang, berada dikehidupan setelahnya lebih baik, Amin

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s